Editorial

Talenta Yang Terabaikan



Rabu, 17 Februari 2016 | 11:54:58 WIB Penulis: Yansah Asari

ATLET sepakbola Sarolangun belum mampu mengukir prestasi yang membanggakan baik di tingkat Provinsi Jambi apalagi di kancah persepakbolaan Nasional.

Prestasi tertinggi yang pernah diraih Kabupaten ini adalah keluar sabagai jawara pada Porprov Jambi beberapa tahun lalu. Kala itu Sarolangun menjadi tuan rumah, dan itupun mengandalkan pesepakbola cataran yang didatangkan dari luar daerah.

Untuk melahirkan atlet sepakbola yang berprestasi memang tidak mudah, diperlukan pembinaan atlet yang berkelanjutan sejak usia dini. PSSI Kabupaten Sarolangun mesti memiliki program yang jelas. Selain itu diperlukan campur tangan pemerintah daerah.

Ditengah terpuruknya Persepakbolaan Sarolangun ternyata masih ada yang peduli. Untuk itu kita patut memuji langkah Jimy, mantan pemain sepakbola kabupaten Sarolangun karna telah mendirikan Taman Lahan Sepak Bola (TLSB).

TLSB yang mulai dibuka sejak 20 Desember 2015 silam ini berpusat di Lapang Sarolangun Kembang, kini mulai dilirik. Sedikitnya 30 orang sudah bergabung. Keseluruhan dibagi dalam dua kelompok usia. Yakni kelompok A usia 13-16 tahun 16 orang, Kelompok B 7-13 tahun 15 orang.

Mantan Penjaga Gawang Fc Sarolangun ini berujar, sebenarnya Kabupaten ini memiliki bibit-bibit pemain bola yang berkualitas. Hanya saja talenta yang dimiliki terabaikan, tidak dikembangkan.

“Untuk itulah saya terpanggil. Dengan jadwal rutin tiga kali seminggu kita mengasah talenta muda dengan berbagai metoda latihan,” ujarnya.

Harapan Jimy kedepan, dan tentunya harapan masyarakat Sarolangun akan lahir generasi sepakbola Kabupaten Sarolangun yang mampu berbicara di tingkat Provinsi maupun di kancah Nasional.

 

Berikan Komentar via Facebook :
Advertesmen
  • JOIN US
© Sarolangun News 2015. All rights reserved

Developed by: JambiWeb