Investigasi

Saat Rakyat Kesulitan Beli Beras, Dewan Malah Beli Banyak Mobil Dinas



Senin, 28 September 2015 | 23:05:40 WIB Penulis: Yansah Asari

SIKAP tak bijak kembali ditunjukkan wakil rakyat. Saat masyarakat kesulitan membeli beras, DPRD Sarolangun malah menganggarkan Rp 2,8 Milyar untuk pembelian mobil dinas.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Sarolanggunnew, sedikitnya ada 11 unit mobil akan dibeli pemerintah daerah. Jenis mobil yang akan di adakan ialah, Triton, Inova dan Avanza Veloz.

“Totalnya Rp 2,8 M. 1 unit inova untuk Pengadilan Agama, Satu Unit Triton untuk Samsat, 1 unit lagi untuk Polsek kota, 1 unit triton untuk pengawalan Wabub, 1 unit untuk ULP Dan 6 unit Avanza veloz untuk dewan” ungkap sumber yang enggan disebut namanya.

Dilanjutkan sumber, mobil tersebut diusulkan bagian umum sekretariat daerah. Pengusulan awal yakni hanya 4 unit, sesampai pembahasan di dewan jumlahnya malah bertambah dan di sahkan 11 unit.

“Diusulkan 4, malah jadi 11. Rupanya 6 unit tambahan adalah mobil untuk perlengkapan dewan, untuk masing masing Praksi kabarnya. selain itu di Sekwan juga di anggarkan 2 unit mobil dinas untuk dewan,” beber sumber lagi.

Sementara itu,salah satu unsur pimpinan dewan dan sejumlah anggota ketika tanyakan terkait pembelian mobil dinas tersebut, menolak berkomentar.

Pembelian Mobil Dinas Tidak Urgen

Bupati Sarolangun Cek Endra, ketika dikomfirmasi sejumlah awak media, Senin (28/9), tidak mengelak bahwa ada dianggarkan pembelian mobil dinas pada APBD-P 2015.

Ia menyebut, tidak bijak dengan kondisi ekonomi saat ini mengunakan anggaran untuk membeli fasilitas pejabat.

“Saya pikir tidak pas dengan kondisi ekonomi saat ini kita membelanjakan hala hal yang tidak betul betul dibutuhkan masyarakat saat ini.” Ujar Cek Endra.

Pejabat dan DPR, lanjutnya, diharapkan bisa menahan diri mengenai fasilitas-fasilitas. Sebab yang harus di utamakan kebutuhan masyarakat.

“Mobil ini tidak urgen, tidak prioritas. Yang priotas adalah membatu ekonomi masyarkat yang sedang sulit. seperti pembelian beras, seharusnya bukan 50 juta yang disahkan, saya usulkan 100 juta, itu pun masih kurang, ini yang diperlukan masyarakat saat ini.” Tandasnya.

Berikan Komentar via Facebook :
Advertesmen
  • JOIN US
© Sarolangun News 2015. All rights reserved

Developed by: JambiWeb