Sarolangun News

Mulai Ditinggalkan, Pengelola Unja Sarolangun Diminta Serius



Kamis, 15 Juni 2017 | 23:15:48 WIB Penulis: Yansah Asari

Hidup segan mati tak mau, barangkali itulah kata yang pantas disematkan kepada Unja Kampus Sarolangun. Pasalnya Kampus yang juga diharapkan bisa mencetak sumber daya manusia Sarolangun ini tidak menunjukan perkembangan yang mengembirakan sejak didirikan.

Persoalan jam kuliah yang tak beraturan dan dosen kerap tak hadir dan manajemen pengelolaan yang terkesan setengah hati membuat Kampus ini mulai ditinggalkan mahasiswa. Bahkan menurut keterang salah satu Mahasiswanya, Hendri, dosen terkadang memberi kuliah kilat.

"Kuliah untuk beberapa kali pertemuan kadang dipaksakan selesai dalam satu, dua sesi tatap muka," ungkap Hendri.

Hendri juga menyebut, setiap tahun jumlah mahasiswa Kampus Unja Sarolangun mengalami penurunan jumlah. Salah satu sebab adalah banyak mahasiswa yang memilih pindah ke kampus lain.

"Peminat kurang dan juga banyak yang pindah," tandas Hendri.

Pihak pengelola Unja Kampus Sarolangun menyadari kondisi tersebut. Namun mereka beralasan selama ini terkendala jarak tempuh dosen dan fasilitas penginapan.

"Karena jarak tempuh selama ini yang jadi kendala kita. Kedepan kita akan benahi dan siap memajukan kampus ini. Apalagi kita sudah disiapkan Pemkab Mess untuk penginapan dosen," kata Ketua Pengelola Unja Kampus Sarolangun, Nafarin, Kamis (15/6).

Sementara Pemerintah Kabupaten Sarolangun memita pengelola Unja Sarolangun kedepan lebih serius lagi. Pemkab menuntut proses belajar mengajar lebih efektif.

"Sesuai dengan MoU Pemkab akan bantu mess dan fasilitas dosen. Tapi kami berharap dengan bantuan ini bisa menjalankan tugas serta memajukan kampus ini kedepan," tegas Wakil Bupati Hilalatil Badri dalam kunjungan di Kampus Unja Sarolangun, Kamis (15/6) pagi.

Berikan Komentar via Facebook :
Advertesmen
BERITA TERKINI
  • JOIN US
© Sarolangun News 2015. All rights reserved

Developed by: JambiWeb