Kesehatan

Kunyah Makanan Terlalu Cepat Picu Obesitas

Perempuan yang mengunyah lebih cepat, punya badan lebih gemuk.

Jumat, 16 Oktober 2015 | 10:38:17 WIB Penulis: Sumber/Viva.co.id
NASIHAT untuk mengunyah makanan dengan pelan dan tidak cepat-cepat pastinya sudah sering sekali kita dengar.
Bahkan dalam pelajaran juga kita pernah diajarkan untuk mengunyah minimal 32 kali agar makanan yang kita kunyah benar-benar lembut sehingga mempermudah kerja organ pencernaan kita.
Akan tetapi anjuran tersebut sering sekali kita abaikan karena memang jika harus mengunyah sebanyak 32 kali rasanya akan lama sekali dan makan jadi tidak nikmat. Apalagi saat perut sedang lapar maka jumlah kunyahan akan lebih sedikit lagi.
 
Terlalu Cepat Mengunyah Makanan Dapat Memicu Obesitas
 
Dari hasil penelitian dari Otago University di Selandia Baru menunjukkan bahwa, ternyata makanan yang tidak dikunyah hingga lembut dapat menaikkan berat badan sehingga dapat menjadi obesitas.
Penelitian tersebut melibatkan 1.500 responden wanita di Selandia Baru yang berusia antar 40-50 tahun.
Penelitian ini melakukan analisa hubungan kecepatan makanan dengan indeks massa tubuh. Usia 40-50 tahun tersebut merupakan usia yang sangat rentan terjadi kenaikan berat badan.
Perempuan yang mengunyah lebih cepat lebih cenderung memiliki badan yang gemuk. Penelitian tersebut juga memperhatikan berbagai faktor seperti usia, etnis, rokok, aktivitas fisik dan juga status menopouse. 
Dari penelitian tersebut kita dapat mengambil kesimpulan bahwa memang mengunyah makanan dengan cepat tidak hanya dapat membuat kerja organ pencernaan menjadi lebih berat, akan tetapi juga dapat memicu terjadinya obesitas.
Untuk itu mulai sekarang cobalah untuk mengunyah makanan dengan lebih lembut lagi agar tubuh dan pencernaan menjadi lebih sehat lagi. (*)
 
Berikan Komentar via Facebook :
Advertesmen
  • JOIN US
© Sarolangun News 2015. All rights reserved

Developed by: JambiWeb