Sarolangun News

Korban Pungli Harus Berani Melapor !



Jumat, 11 Agustus 2017 | 21:23:29 WIB Penulis: Yansah Asari

Dugaan pungutan liar (pungli) pada beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten Sarolangun, menjadi isu menarik beberapa bulan terakhir.

Salah satu OPD yang dituduh sebagai sarang pungli yakni BPKAD Sarolangun. Hal ini berawal dari pengakuan Kades yang menyebut telah dimintai uang Rp 1juta sebagi pelincin penerbitan SP2D Dana Desa.

"Kades ada yang melapor tapi hanya lisan, juga tidak mau di BAP. Ada juga rekanan (Kontraktor) yang mengaku jadi korban, masalahnya sama," kata Emalia Sari, Kamis (10/8).

Dilanjutkan Emalia Sari, seharusnya, jika ada yang menjadi korban harusnya berani melapor. Laporan itu berguna untuk menjadi dasar pihaknya melakukan penyeledikan terhadap OPD bersangkutan.

"Kalau dak mau memberi keterangan kan sulit," kata Emalia Sari.

Ditanya soal tindak lanjut pemeriksaan dugaan pungli terhadap Kades, Emalia Sari mengatakan pihaknya kini sedang bekerja. "kita periksa. Jangan dibuat heboh, jangan gaduh. Nanti hasilya kami sampikan," kata Emalia Sari.

Sebelumnya Bupati Sarolangun Cek Endra telah memerintahkan Inspektorat untuk melakukan pemeriksaan terhadap OPD yang terseret dugaan pungli. Bupati ingin semua terang agar tidak menjadi Fitnah.

"Periksa, jangan sampai menjadi fitnah. Apapun hasilnya sampaikan kan ke publik," tegas Cek Endra belum lama ini.

Berikan Komentar via Facebook :
Advertesmen
BERITA TERKINI
  • JOIN US
© Sarolangun News 2015. All rights reserved

Developed by: JambiWeb