Sarolangun News

Kinerja Inspektorat Sarolangun Dinilai Lamban



Sabtu, 24 Agustus 2019 | 22:14:26 WIB Penulis: Doni Martius

Inspektorat Kabupaten Sarolangun kini sedang disorot. Hal itu terkait lambannya proses menyampaikan hasil investigasi dugaan kasus mark up dan korupsi Dana Desa (DD) yang dilakukan oleh Kades Bukit Kecamatan Pelawan, Ibnu Kasir.

“Belum bisa diapokan lagi,” kata Sekretaris Inspektorat Sarolangun Ridza, saat dikonfirmasi awak media belum lama ini.

Saat ditanya apakah saat ini proses Investigasi kasus tersebut masih berjalan? 

Ridza justru mengaku tidak tahu. 

“Tanya langsung ke intelnya, tidak tahu lah aku,” jawabnya singkat.

Pada hal sebelumnya Inspektorat telah memanggil sebanyak 10 orang saksi termasuk Kades Bukit, Ibnu Kasir untuk dimintai keterangan.

Terpisah, Kabid Kekayaan Desa Dinas PMD Sarolangun, Kaprawi, mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menerima perkembangan hasil investigasi dugaan kasus korupsi dan mark up DD Desa Bukit dari Inspektorat Sarolangun.

“Sejauh ini belum menerima konfirmasi, kami menyerahkan sepenuhnya kepada pihak inspektorat untuk melakukan investigasi,” ungkapnya.

Untuk diketahui sebelumnya, pada Senin 15 Juli 2019 puluhan warga Desa Bukit, melakukan aksi demonstrasi di Kantor Bupati Sarolangun terkait dugaan mark up dan korupsi DD oleh Kepala Desa Bukit, Ibnu Kasir.

Dalam orasinya saat itu Koordinator Lapangan (Korlap) Husnan, menyampaikan sebanyak 20 poin pernyataan sikap masyarakat. 

“Kami meminta agar Kepala Desa Bukit di pemeriksa terkait dugaan tindak pidana korupsi. Tolong usut kasus ini sampai tuntas,” tandasnya.

Berikan Komentar via Facebook :
Advertesmen
  • JOIN US
© Sarolangun News 2015. All rights reserved

Developed by: JambiWeb