Hukrim

Kejari Tunggu Hasil Pemeriksaan BPK RI



Selasa, 23 April 2019 | 23:52:34 WIB Penulis: Doni Martius

Kasus dugaan korupsi di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Sarolangun, dengan total kerugian negara sekitar Rp1,3 miliar, tahun anggaran 2017 masih terus bergulir. 

Kasi Pidsus Kejari Sarolangun, Alfierro, mengatakan pihaknya telah mengumpulkan beberapa Barang Bukti (BB) berupa dokumen penting. BB tersebut telah dikirim ke BPK RI untuk dilakukan pemeriksaan.

“Semua berkas yang menyangkut BB, saya rasa sudah cukup kuat. Tinggal menunggu hasil pemeriksaan saja dari BPK RI. Ini merupakan tahapan pemeriksaan akhir yang kita tunggu sebelum menetapkan hukum pidana terhadap tersangka,” ungkapnya, Selasa (23/4).

Dikatakan, dalam kasus ini pihaknya sudah menetapkan satu orang tersangka. Yakni bendahara keuangan yang menjabat pada tahun 2017 di DPKP Sarolangun.

“Dia (tersangka, red) bendahara waktu itu. Yang namanya pertanggungjawaban keuangan itu kan dipikul bendahara semua,” katanya.

Saat ditanya, apakah bakal ada tersangka baru dalam kasus ini? Alfiero belum berani berkomentar.

“Kita masih menunggu hasil ketetapan BPK,” ujarnya.

Ditegaskan, kasus dugaan korupsi ini akan tetap dikawal. 

“Artinya kasus ini tidak akan kami dinginkan. Kami tidak berhenti mengusut hingga selesai. Siapa saja yang terlibat nanti, hasil pemeriksaan yang menjelaskan,” tuntasnya.

Berikan Komentar via Facebook :
Advertesmen
BERITA TERKINI
  • JOIN US
© Sarolangun News 2015. All rights reserved

Developed by: JambiWeb