Kesehatan

Di Sarolangun, Kasus Gizi Buruk Meningkat



Kamis, 01 September 2016 | 16:45:09 WIB Penulis: Yansah Asari

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun mencatat terhitung sejak Januari hingga Juli 2016 telah ditemukan 15 kasus balita gizi buruk di Sarolangun. Jumlah ini jauh meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya terdapat 7 kasus.

Hal ini disampaikan Kabid Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun, Sri Wahyuni saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Kamis (1/9).

"Jumlah gizi buruk tahun ini 15 orang. Tapi seluruhnya telah kami tangani. 8 orang kondisinya telah membaik, sisanya masih masih dalam penanganan," ungkap Sri Wahyuni.

Perlu kami jelaskan, lanjut Sri Wahyuni, bahwa gizi buruk dibagi dua jenis, pertama gizi buruk murni dan kedua gizi buruk komplikasi atau balita yang mengalami gizi buruk karena menderita penyakit kronis.

"Kasus gizi buruk murni hanya 3 balita, ini karena faktor ekonomi dan pengetahuan orang tuanya. Jadi yang mengalami gizi buruk murni ini tidak pernah imunisasi karena tinggalnya di kebun,” jelasnya lagi.

Sri Wahyuni mendorong, kedepan para ibu agar setiap bulan bisa datang membawa balitanya ke Posyandu terdekat.

"Kami harap para ibu rutin ke Posyandu. Supaya kesehatan balita bisa terpantau oleh petugas kesehatan," tandasnya.

Berikan Komentar via Facebook :
Advertesmen
  • JOIN US
© Sarolangun News 2015. All rights reserved

Developed by: JambiWeb