Sarolangun News

Bupati Desak PLN Atasi Defisit Listrik



Kamis, 10 Agustus 2017 | 20:14:45 WIB Penulis: Yansah Asari

Kabupaten Sarolangun mengalami defisit listrik. Dampaknya, pihak PLN pun terpaksa melakukan pemadaman bergilir pada saat beban puncak, sejak beberapa bulan terakhir.

Saat ini, pasokan daya dari PLTU Samaran 2x7 atau 14 Mega Watt (MW) ditambah 8 MW dari Gardu Induk Bangko, Kabupaten Merangin sudah tak mampu lagi memenuhi kebutuhan listrik di Kabupaten Sarolangun.

Bupati Sarolangun Cek Endra mengatakan, masyarakatnya mengeluhkan pemadaman bergilir yang kerap dilakukan PLN. Dia mendesak PLN bekerja lebih keras lagi untuk memenuhi kebutuhan listrik di Sarolangun.

"Masyarakat mengeluh listrik sering padam, Voltase rendah. Saat rapat bersama PLN saya bicara waktu. Mereka bilang sampai Gardu Induk Lubuk Sepuh jadi, sampai kapan ? ini yang tidak jelas," ungkap Cek Endra usai rapat bersama perwakil PLN Jambi dan Sumbangsel, Selasa (8/8).

"PLN harus bekerja cepat jika tetap seperti ini saya melihat dua tahun lagi (masalah listrik) akan tambah parah. Padahal kita lumbung energi tapi kekurangan energi. Kita tidak ada pilihan, suplayer hanya PLN, sama membenturkan kepala ke dinding," kata pria yang akrab disapa CE dengan nada kesal.

Lanjutnya, masalah lain adalah soal jaringan menuju Kecamatan Batang Asai yang belum berfungsi. Padahal Pemda sudah menggelontorkan uang APBD 10 M untuk pemasangan tiang dan jaringan, namun belum teraliri listrik.

"Alasannya pelepasan aset (hibah) belum selesai. Kita seleseikan. Tapi kembali lagi apakah daya cukup. Yang ada saja susah hidup normal, apa lagi nambah. Poinnya harus dibangun PLTU baru," tandas CE.

Berikan Komentar via Facebook :
Advertesmen
BERITA TERKINI
  • JOIN US
© Sarolangun News 2015. All rights reserved

Developed by: JambiWeb